kemampuan berkabung

Ia tidak mengerti apa arti air matanya itu. Ia berpikir berkali-kali dan tetap jawaban itu tidak muncul di dalam benaknya. Karena sebutir air mata dari jiwa yang bergentayangan untuk 20 tahun tidak mungkin mempunyai kekuatan untuk memutar-balikan waktu, jadi sebenernya mengapa ia menangis?

Apa yang tidak ia ketahui adalah walaupun air matanya tidak bisa membenarkan apa yang sudah terjadi padanya, air mata tersebut yang sekarang sudah mengering di kulit pipinya yang kasar memperlihatkan bahwa setidaknya walaupun ia tidak pernah dilahirkan, jika ia dilahirkan, ia mampu menjadi manusia yang bisa berkabung. Dan itu adalah alasan yang cukup.

2013(c) Victoria Rahardjo 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s